Tampilkan postingan dengan label Bamboo design. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bamboo design. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Desember 2014






HOUSE OF BAMBOO 

Lampung - Ibu Endang





Permintaan klien yang ingin rumah lawasnya untuk direnovasi menjadi minimalis. membuaut kami tertantang melihat kondisi rumah aslinya yang sudah terlihat tua. dengan menggali dari kearifan lokal dan budaya dari indonesia sendiri, kami menggunakan banyak material alami seperti penggunaan bambu dan kayu yang memang mudah untuk didapatkan sebagai secondary skin dan penutup selubung bangunan ini.



Material potongan kayu yang disusun secara acak diletakan di area pertama rumah yang terletak paling depan. menjadi sebuah penghias cantik dari elemen pengisi teras. dengan menggunakan warna coklat tua dari finishingnya. membuat bangunan menjadi memiliki kesan hangat untuk mengurangi warna yang monoton dari warna dinding yang menyelimuti bangunan ,



Disisi kanan bangunan deretan bambu yang disusun secara vertikal dengan jarak sekitar 30 cm berbaris dengan ditemani deretan tanaman hias bambu air yang disusun mengikuti pergerakan dari alur bambu.

Deretan tanaman hias menghiasi bagian depan teras. ditambah dengan penggunaan grass block mampu mengurangi lahan yang tertutup secara masif untuk dengan sengaja mengalirkan air masuk kedalam tanah .


Pintu yang besar menjadi welcome point dari awal bangunan yang membuat kesan hunian ini menjadi welcome bagi tiap tamunya. ditambah dengan penggunan kaca pada tiap sisi pintu membuat kesan ringan dari pintu masif berbahan kayu jati ini. Penggunan dinding yang bertekstur dengan penambahan dan pengurangan pada bidangnya menghilangkan kesan kaku pada dinding ekspos ini


Area ruang tamu dibuat sesimple mungkin . dengan pintu kaca yang dapat dibuka yang langsung berbatasan dengan kolam berlebar 1 meter membuat nuansa resort menghiasi sepanjang area ini. dengan penggunan materiali kayu yang kental pada perabotan dan lantai yang mengguunakan parket serta kusen yang juga kayu berpadu cantik dengan bahan metal dan alumunium pada beberapa material yang ada. Pintu kaca yang diguunakan berfungsi untuk memasukan sinar matahari sebanyak mungkin untuk mendukung konsep green building yang meminimalkan penggunan energi listrik. ditambah pula dengan pintu kaca yang bisa terbuka mampu membuat angin dapat masuk dan membuang hawa panas dalam bangunan yang akhirnya dapat meminimalkan penggunan kipas dan ac dalam ruangan. 











Sabtu, 20 September 2014







`







Jumat, 19 September 2014


In' House 

Wonogiri Jawa tengah 





Sebuah project rumah kontemporer disebuah desa di wonogiri. dimana sang owner ingin mempunyai sebuah rumah yang memiliki desain kontemporer yang tidak terlalu berat untuk dilihat jika dibanding dengan rumah tetangga. Disini kami memberikan sebuah ide desain dengan mengaplikasikan beton ekspos dan material bambu yag memang banyak terdapat disekitar rumahnya.

Gambar 2. view 1
Dengan menggunakan bambu sebagai secondary skin yang disusun secara vertikal pada tampilan fasad muka membuat sebuah tampilan yang menarik berbeda dengan rumah disekitarnya. . dan untuk menghilangkan kesan dingin pada pengaplikasian material beton ekspos maka kami gunakan Plafond kayu pada area teras untuk menghadirkan suasana hangat. untuk menghilangkan kekakuan pemilihan warna yang cenderung warna tanah seperti abu abu dan cokelat kayu kami gunakan warna merah sebagai focal point dari tampilan kantilever pada jendela kamar depannya. dan ditambah warna putih pada dak beton teras untuk mencampur semua warna agar selaras.

Gambar 3. View 2

Bagian carport dan area pijakan tidak digunakan material beton sebagai penutup penuh dari tanah melainkan sebuah grass block agar air bisa tetap masuk kedalam tanah dan tidak menimbulkan genangan di depan rumah
Gambar 4. View 3
Bambu yang disusun secara Vertikal menjadi pemisah antara teras dan area luar rumah ditambah dengan beberapa tanaman dalam pot
membuat kesan pemisah ruang yang manis.

Gambar 5. View dari baskett ball

Untuk interior kami membuat adanya sky light yang dimaksudkan untuk membuat penerangan alami pada siang hari agar mampu mereduksi penggunan listrik untuk lampu. dan kami mengaplikasikan potongan bambu yang dipotong berberda ukuran panjang sebagai pengganti material batu bata.yang juga berfungsi sebagai dinding hidup dimana angin dapat masuk kedalam ruangan dengan bebas karena penggunan material bambu ini

Gambar 6. View Ruang tamu
Material bambu sebagai dinding hidup juga diaplikasikan pada kedua sisi sehingga menghasilkan sebuah pengaliran udara yang berlangsung secara langsung sehingga panas di dalam ruangan dapat diminimalisir sedikit mungkin

 Gambar 7. View ruang keluarga


Gambar 8. View scene malam
Kamar tidur dibuat sesederhana mungkin tanpa banyak perabot yang mengisi ruangan .
Gambar 9.View kamar tidur


Lihat juga Desain kami lainnya :
Kafe n Resto Wayang
EP House
EP House 2

Berminat menggunakan jasa kami Hubungi kami di :
Contact us